Research PaperJuly 7, 2025Analyst Division
Tunas Baru Lampung (TBLA) - Resilient Growth Through Integrated
Description
PT Tunas Baru Lampung Tbk (TBLA) adalah perusahaan agribisnis terintegrasi yang beroperasi di sektor kelapa sawit dan gula, serta memproduksi produk hilir seperti minyak goreng, biodiesel (FAME), dan gula. Saham TBLA direkomendasikan BELI dengan Target Harga Rp 909, menawarkan Potensi Kenaikan (Upside Potential) sebesar 19,6% dari Harga Saat Ini Rp 760 (per 07 Juli 2025). Kinerja keuangan TBLA menunjukkan pemulihan signifikan pasca-tekanan di tahun 2022, di mana pendapatan meningkat dari Rp 15,3 triliun (2023) menjadi Rp 17,4 triliun (2024), didukung oleh kenaikan harga jual produk kelapa sawit dan gula. Perusahaan menargetkan penjualan sebesar Rp 22 triliun pada tahun 2025, ditopang oleh tambahan alokasi biodiesel FAME dari pemerintah. Dari sisi profitabilitas, setelah mengalami kontraksi margin yang signifikan pada tahun 2022, TBLA menunjukkan tren pemulihan konsisten; Return on Equity (ROE) meningkat menjadi 8,30% dan Gross Profit Margin (GPM) menjadi 17,24% pada FY2024.
Valuasi menggunakan metode Discounted Cash Flow (DCF) menghasilkan nilai wajar Rp 909, ditopang oleh Weighted Average Cost of Capital (WACC) yang efisien sebesar 8,08% dan beta 0,82, mengindikasikan saham yang relatif defensif. Katalis utama investasi ini adalah keunggulan TBLA sebagai produsen terintegrasi di sawit dan gula, serta dukungan kuat dari kebijakan domestik, terutama mandatori biodiesel B35 yang menstabilkan permintaan CPO lokal. Selain itu, bisnis gula dinilai prospektif karena pasokan nasional yang belum mampu memenuhi kebutuhan dalam negeri. Namun, investor perlu mewaspadai risiko keuangan, terutama tren pelemahan Current Ratio (likuiditas jangka pendek) dan rasio Debt to Equity (D/E) yang meningkat, serta Interest Coverage Ratio yang konsisten negatif, menandakan EBIT perusahaan belum cukup menutupi beban bunga. Meskipun demikian, risiko kebangkrutan dinilai sangat rendah karena Altman Z-Score TBLA berada di kisaran 5,6-6,1, jauh di atas batas aman (>2,99). TBLA juga menunjukkan komitmen kuat terhadap Good Corporate Governance (GCG) dan Environmental, Social, and Governance (ESG), termasuk kebijakan zero burning dan pemberdayaan petani plasma, yang memperkuat resiliensi jangka panjang perusahaan.
Read the full analysis